Gadai Sertifikat Tanah Di Pegadaian, Apa saja Syaratnya?

Posted on
gadai sertifikat tanah di pegadaian
gadai sertifikat tanah di pegadaian

Selama ini pegadaian menjadi solusi tepat mengatasi masalah tanpa masalah, terutama hal pinjam uang. Pegadaian menerima berbagai barang sebagai jaminan pinjaman, mulai dari barang elektronik sampai bpkp motor dan mobil. Proses pengajuan sangat cepat, hanya beberapa menit dana langsung cair. Namun apakah pinjaman dengan gadai sertifikat tanah di pegadaian bisa? Sebab selama ini belum menerima. Pegadain baru menerima barang barang bergerak sebagai jaminan. Hal tersebut disampaikan dalam website resminya. Kalau iya bisa kemungkinan di pegadaian swasta, bukan pegadaian BUMN milik pemerintah.

Dilansir dari detik.com, (2/18) Direktur Utama Pegadaian, Sunarso mengatakan Pegadaian sedang menyelesaikan produk gadai sertifikat tanah pada awal tahun 2018 ini. Produk pinjaman jaminan sertifikat tanah ini adalah produk yang sejalan dengan program pemerintah yang gencar sertifikasi tanah.  Terutama tanah sawah yang digunakan untuk bertani. Jadi pinjaman tersebut menargetkan kepada para petani yang bingung mencari tambahan modal usaha untuk bertani. Petani bisa menggadaikan sertifikat tanah sawahnya untuk mendapatkan modal.

Mekanisme dan Syarat gadai sertifikat tanah di pegadaian

Proses gadai sertifikat tanah di pegadaian sangat mudah dilakukan, menurut sunarso pinjaman jaminan sertifikat tanah tersebut masuk dalam koridor Rahn atau gadai syariah. Contoh kasus, seorang petani cabe punya 2 hektar lahan, namun tidak punya modal untuk pengadaan bibit dan produksi. Petani tersebut bisa menyerah sertifikat tanah sawahnya ang 2 hektar tersebut ke padahan untuk mendapatkan modal dalam 1 siklus produksi. Jika sudah panen, petani bisa menebus sertifikat tanahnya dengan mengembalikan pinjaman modal.

Lalu bagaimana jika petani gagal panen? Apakah jaminan tanah tersebut dilelang atau dijual?Tentu tidak. Jika petani gagal panen dan petani belum bisa menebus sertifikatnya. Pegadaian tidak akan menjual tanah tersebut. Sebab nilai tanah lebih banyak dari pinjaman dalam 1 silkus produksi. Petani bisa memperpanjang pinjaman sebelum jatuh tempo dengan membayar sebagian nilai pinjaman yang ada. Sebab pegadaianpun juga menyediakan layanan perpanjangan gadai, bahkan bisa dilakukan secara online.

Jadi, Bisa tidak Gadai sertifikat tanah di pegadaian?

Produk gadai sertifika tanah di pegadaian sudah siap diluncurkan, namun masih dalam tahan pemeriksaan oleh Kementerian ATR. Kemungkinan pada pertengah tahun 2018, pegadaian bisa menerima pinjaman jaminan serifikat tanah. Untuk Caranya, kalian bisa pinjaman uang jaminan sertifikat melalui produk rahn. Rahn merupakan Pembiayaan RAHN dari Pegadaian Syariah yang sesuai prinsip prinsipsyariah. Proses gadai cepat hanya menunggu 15 menit, dana cair. Syaratnya berupa ktp, surat bukti kredit (SBK) dan sertifikat tanah yang akan digadai.

Pegadaian memberikan pinjaman mulai dari 50 ribu rupiah sampai dengan 200 juta rupiah atau lebih sesuai dengan nilai taksir jaminan. Jangka waktu pinjaman yang diberikanmaksimal 4 bulan. Jika belum bisa melunasinya, kalian bisa memperpanjang masa gadai dengan cara membayar ijaroh. Proses pengembaliannya cukup membawa SBK dan ktp serta nilai pinjaman yang sudah ditambah jasa titip. Jangan khawatir akan jaminan, sebab pegadaian menyimpannya dengan aman.

Alternatif lain jika memang kebijakan pemerintah belum segera mengesahkan produk gadai sertifikat tanah di pegadaian, kalian bisa gadai seritifkat tersebut di bank. Hampir semua bank mau menerima pinjaman jaminan seritikat tanah. Memang sih, gadai seritifkat di bank dengan di pegadaian lebih enak di pegadaian, namun umumnya bank bisa memberi nilai lebih atau ada fasilitas top up pinjaman. Jadi jika kurang bisa ambil pinjaman lagi. Jika tertarik, bisa baca : Gadai serifikat tanah di bank mandiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *